Langsung ke konten utama

Jangan Nganggur!

Arisan Materi Vol.2



Judul Buku : Yang Menyublim di Sela Hujan
Penulis : Fawaz
Jumlah Halaman : 314 hlm
Tanggal Terbit : 2018
Penerbit : EA Books
Peresensi : Much Rinaldi

Naskah ini berisi tentang cerita yang disarikan dari catatan-catatan penulis selama menjalankan tugas di Kampung Mumugu Batas Batu, Kabupaten Asmat, Papua sebagai sukarelawan guru. Penugasan ini diberikan kepada penulis dalam rangka mengawal program literasi terapan di Sokola Asmat. Dalam naskah ini menceritakan tentang pengalaman belajar mengajar bersama anak-anak murid Sokola Asmat di Mumugu Batas Batu, interaksi dengan murid-murid dan warga, permasalahan-permasalahan yang dialami selama penulis tinggal di lokasi penugasan, dan keseharian yang dijalani di Mumugu Batas Batu. Dan jangan lupa cerita-cerita lucu, kocak dan konyol yang penulis alami selama berinteraksi dengan anak-anak dan warga Mumugu Batas Batu.

Resensi
------------


Terima kasih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teman, Masa Lalu, dan Hal-Hal yang Belum Selesai

 Arisan Materi Vol. 2 Judul Buku : Tsukuru Tazaki Tanpa Warna dan Tahun Ziarahnya Penulis : Haruki Murakami Jumlah Halaman : 345 hlm Tanggal Terbit : Cetakan Pertama, Januari 2018 Penerbit : KPG (Kepustakaan Populer Gramedia) Penerjemah : Ribeka Ota  Perensensi : Syalma  Tsukuru Tazaki punya empat sahabat karib di SMA. Kebetulan, semua nama mereka menyiratkan warna. Dua laki-laki yang masing-masing dipanggil Akamatsu yang berarti ‘pinus merah’ dan Oumi yang berarti ‘laut biru’. Sementara nama para gadis berturut-turut Shirane, ‘akar putih’, dan Kurono, ‘ladang hitam’. Dan Tazaki satu-satunya nama belakang yang tidak memuat warna. Suatu hari teman-teman Tsukuru mengabarkan bahwa mereka tidak mau bertemu lagi dengannya ataupun berbicara dengannya, selama-lamanya. Sejak hari itu dia terapung-apung antara hidup dan mati, tidak mampu berteman dengan seorang pun. Tetapi, dia lalu bertemu Sara, yang menyadarkan bahwa kini sudah waktunya untuk mencari tahu apa yang sebenarnya ter...

Arena Sastra Indonesia Dari Polemik Hingga Sayembara Oleh: Dwi Rahariyoso

Gambar Kolase oleh  @ajirisme Sejak awal kemunculannya, Sastra Indonesia tidak lepas dari polemik dan politik. Sebagai konsekuensi yang demikian, maka politik dalam wilayah sastra di Indonesia adalah sesuatu yang lumrah sekaligus inheren. Tidak mengherankan apabila dalam perkembangannya, baik historis maupun estetis, dunia sastra menjadi semacam ruang tarik-ulur yang memberikan berbagai kemungkinan interpretasi sebagai akibat perubahan zaman. Mengutip pendapat Faruk (2018), bahwa politik sejatinya adalah aktivitas dan hasil aktivitas dominasi dan subordinasi yang berlangsung dalam hubungan yang saling mendukung antara dominasi dan hegemoni. Dalam konteks ini, politik yang mengarah pada penguasaan tubuh (legalformal) disebut sebagai dominasi. Sedangkan wujud penaklukan/penguasaan terhadap hati-pikiran secara nirsadar (informal) disebut sebagai hegemoni. Konsep terkait “penguasaan” yang dimaksudkan tersebut menjadi ciri khas politik, termasuk di dalam dunia sastra. Dalam sejarah perj...

Baca Ini Sebelum Menikah

 Arisan Materi Vol.2 Judul Buku : Mencari Hati Perempuan Penulis : A.M Safwan Jumlah Halaman : 135 hlm Tanggal Terbit : 2019 Penerbit : Rausyan Fikr Peresensi : Reza Fahlevi Resensi Problematika mengenai permasalahan kekerasan dan domestifikasi terhadap perempuan, hal tersebut menjadikan ketidakseimbangan pada manusia dalam peranan antara laki-laki (akal) dan perempuan (hati) sebagaimana yang telah melalui uraian panjang pada buku A.M Safwan yang pertama yaitu “Islam & Kosmologi Perempuan” yang diterbitkan pada Mei 2019. Dalam ulasan berbagai permasalahan mengenai isu dan keseimbangan Alam Manusia dan Tuhan. Selain itu, Perempuan banyak memiliki catatan kelam pada sejarah dan peradaban manusia, yang mana Perempuan mempunyai banyak catatan kelam mulai dari Perempuan sebagai objek eksploitasi seksualitas, Perbudakan perempuan dan transaksi jual beli, Tubuh perempuan sebagai objek iklan bagi kapitalis, sehingga perempuan dikaitkan memilikki perspektif yang berbeda dalam tubuhnya b...