Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2022

Arena Sastra Indonesia Dari Polemik Hingga Sayembara Oleh: Dwi Rahariyoso

Gambar Kolase oleh  @ajirisme Sejak awal kemunculannya, Sastra Indonesia tidak lepas dari polemik dan politik. Sebagai konsekuensi yang demikian, maka politik dalam wilayah sastra di Indonesia adalah sesuatu yang lumrah sekaligus inheren. Tidak mengherankan apabila dalam perkembangannya, baik historis maupun estetis, dunia sastra menjadi semacam ruang tarik-ulur yang memberikan berbagai kemungkinan interpretasi sebagai akibat perubahan zaman. Mengutip pendapat Faruk (2018), bahwa politik sejatinya adalah aktivitas dan hasil aktivitas dominasi dan subordinasi yang berlangsung dalam hubungan yang saling mendukung antara dominasi dan hegemoni. Dalam konteks ini, politik yang mengarah pada penguasaan tubuh (legalformal) disebut sebagai dominasi. Sedangkan wujud penaklukan/penguasaan terhadap hati-pikiran secara nirsadar (informal) disebut sebagai hegemoni. Konsep terkait “penguasaan” yang dimaksudkan tersebut menjadi ciri khas politik, termasuk di dalam dunia sastra. Dalam sejarah perj...