Langsung ke konten utama

Teman, Masa Lalu, dan Hal-Hal yang Belum Selesai

 Arisan Materi Vol. 2



Judul Buku : Tsukuru Tazaki Tanpa Warna dan Tahun Ziarahnya
Penulis : Haruki Murakami
Jumlah Halaman : 345 hlm
Tanggal Terbit : Cetakan Pertama, Januari 2018
Penerbit : KPG (Kepustakaan Populer Gramedia)
Penerjemah : Ribeka Ota 
Perensensi : Syalma 

Tsukuru Tazaki punya empat sahabat karib di SMA. Kebetulan, semua nama mereka menyiratkan warna. Dua laki-laki yang masing-masing dipanggil Akamatsu yang berarti ‘pinus merah’ dan Oumi yang berarti ‘laut biru’. Sementara nama para gadis berturut-turut Shirane, ‘akar putih’, dan Kurono, ‘ladang hitam’. Dan Tazaki satu-satunya nama belakang yang tidak memuat warna.

Suatu hari teman-teman Tsukuru mengabarkan bahwa mereka tidak mau bertemu lagi dengannya ataupun berbicara dengannya, selama-lamanya.

Sejak hari itu dia terapung-apung antara hidup dan mati, tidak mampu berteman dengan seorang pun. Tetapi, dia lalu bertemu Sara, yang menyadarkan bahwa kini sudah waktunya untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi bertahun-tahun lalu.

Resensi

Dalam buku ini masa lalu mengambil peran yang sangat penting, bagaimana masa lalu ditinggalkan oleh teman-temanya ternyata memiliki dampak yang berarti dalam hidup Tsukuru, setelah melalui fase depresinya dia mencoba untuk melupakan peristiwa tersebut dan menghindar untuk mengetahui alasan di balik dikeluarkannya dia dari kelompok. Fakta bahwa dia mencoba untuk bodo amat tentang peristiwa 16 tahun lalu ternyata tidak membuatnya tenang, luka itu ternyata masih segar dan bersarang jauh di dalam hati Tsukuru. 

Ingatan bisa disembunyikan tapi sejarah tidak dapat diubah

Cerita Tsukuru Tazaki mungkin terkesan sederhana, namun sangat kompleks, dan mungkin sebagian kita pernah mengalaminya tentang peristiwa di masa lalu yang belum diselesaikan dan sering kali kita pertanyakan. 

Gaya penulisan Murakami yang sangat detail dan dengan piawai membawa pembaca masuk ke dalam cerita membuat cerita sederhana ini jadi sangat menarik. Permasalahan yang diangkat juga terus berkembang, fakta-fakta masa lalu yang Tsukuru dapatkan dari teman-temanya memberikan rasa baru dan pandangan baru yang membuat pembaca ikut bertanya-tanya dan berasumsi tentang hal yang sebenarnya terjadi. Murakami juga memasukan komponen-komponen lain yang membuat cerita ini jadi lebih menarik, seperti musik, misteri jari keenam dan warna tentunya, teman-teman pembaca pasti akan merasakan perasaan yang berbeda Ketika membaca sendiri buku ini seperti buku -buku Murakami lainnya yang membuat ketagihan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Arena Sastra Indonesia Dari Polemik Hingga Sayembara Oleh: Dwi Rahariyoso

Gambar Kolase oleh  @ajirisme Sejak awal kemunculannya, Sastra Indonesia tidak lepas dari polemik dan politik. Sebagai konsekuensi yang demikian, maka politik dalam wilayah sastra di Indonesia adalah sesuatu yang lumrah sekaligus inheren. Tidak mengherankan apabila dalam perkembangannya, baik historis maupun estetis, dunia sastra menjadi semacam ruang tarik-ulur yang memberikan berbagai kemungkinan interpretasi sebagai akibat perubahan zaman. Mengutip pendapat Faruk (2018), bahwa politik sejatinya adalah aktivitas dan hasil aktivitas dominasi dan subordinasi yang berlangsung dalam hubungan yang saling mendukung antara dominasi dan hegemoni. Dalam konteks ini, politik yang mengarah pada penguasaan tubuh (legalformal) disebut sebagai dominasi. Sedangkan wujud penaklukan/penguasaan terhadap hati-pikiran secara nirsadar (informal) disebut sebagai hegemoni. Konsep terkait “penguasaan” yang dimaksudkan tersebut menjadi ciri khas politik, termasuk di dalam dunia sastra. Dalam sejarah perj...

Baca Ini Sebelum Menikah

 Arisan Materi Vol.2 Judul Buku : Mencari Hati Perempuan Penulis : A.M Safwan Jumlah Halaman : 135 hlm Tanggal Terbit : 2019 Penerbit : Rausyan Fikr Peresensi : Reza Fahlevi Resensi Problematika mengenai permasalahan kekerasan dan domestifikasi terhadap perempuan, hal tersebut menjadikan ketidakseimbangan pada manusia dalam peranan antara laki-laki (akal) dan perempuan (hati) sebagaimana yang telah melalui uraian panjang pada buku A.M Safwan yang pertama yaitu “Islam & Kosmologi Perempuan” yang diterbitkan pada Mei 2019. Dalam ulasan berbagai permasalahan mengenai isu dan keseimbangan Alam Manusia dan Tuhan. Selain itu, Perempuan banyak memiliki catatan kelam pada sejarah dan peradaban manusia, yang mana Perempuan mempunyai banyak catatan kelam mulai dari Perempuan sebagai objek eksploitasi seksualitas, Perbudakan perempuan dan transaksi jual beli, Tubuh perempuan sebagai objek iklan bagi kapitalis, sehingga perempuan dikaitkan memilikki perspektif yang berbeda dalam tubuhnya b...