Langsung ke konten utama

Arisan Materi




Halo, teman-teman KJM!

Kita ada program baru nih, namanya "Arisan Materi", buat teman-teman yang ingin tahu apa itu Arisan Materi ikutin terus ya. Dan program ini tuh terbuka untuk umum, jadi kalian boleh datang dan ikutan sambil baca buku tentunya!


Jadi gini nih guys!

Arisan Materi, dengan slogan Silih Belajar. Silih Bebagi. Silih Beganti. Merupakan rumusan program baru oleh KJM yang bertujuan untuk mengasah retorika dalam menyampaikan materi dan berbagi pengetahuan dalam meresensikan pemahamannya atas suatu buku bacaan.


Nah! Selayaknya arisan, yang menjadi pematerinya adalah masing- masing anggota KJM tentunya. Dan untuk itu arisan materi ini dilakukan secara bergantian setiap pertemuan yang telah diagendakan.



Materi yang disampaikan wajib bersumber dari buku yang telah dipilih sejak sebelum pertemuan oleh masing-masing anggota yang mendapat giliran perform.


Adapun waktu pelaksanaan kegiatan arisan materi dilakukan seminggu sekali sejalan dengan Lapak Baca KJM.


Bagaimana menarik banget gak sih guys?

Kalau kamu tertarik untuk tahu dan mengikuti lebih lanjut bisa pantengin terus sosmednya KJM ya. 


Temen-temen bisa cek langsung di IG KJM @komunitasjarimenari


Sampai jumpa 😁🖐️



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kita Sibuk Menjadi Hakim

 Arisan Materi Vol.2 Judul Buku : Mereka Sibuk Menghitung Langkah Ayam Penulis : Rusdi Mathari Jumlah Halaman : 214 hlm Tanggal Terbit : 2018 Penerbit : Buku Mojok Peresensi : Dicky Setiawan Sembilan belas naskah yang berada di tangan Anda adalah sehimpun reportase Rusdi Mathari. Naskah ini disajikan secara mendalam, menarik, dan juga menggelitik. Pembaca akan dibawa oleh Rusdi Mathari untuk menjelajahi reportase dari beragam kisah. Mengetahui kisah orang-orang yang berjuang melawan penyakit AIDS, orang-orang tua yang menghabiskan hidup di panti, dan sekelumit kehidupan pasar. Menelisik kehidupan masyarakat Aceh pasca-tsunami dan pembalakan hutan di Kalimantan. Membaca catatan beragam peristiwa hukum dan kriminal, hingga ketidakadilan yang dialami sebagian kelompok di Jawa Timur. Resensi Ini merupakan review kedua saya pada buku karya Rusdi Mathari, Merasa Pintar Bodoh Saja Tak P unya adalah buku pertama yang saya review sebelumnya. Selanjutnya saya membaca buku karya  beliau ...

Jangan Nganggur!

Arisan Materi Vol.2 Judul Buku : Yang Menyublim di Sela Hujan Penulis : Fawaz Jumlah Halaman : 314 hlm Tanggal Terbit : 2018 Penerbit : EA Books Peresensi : Much Rinaldi Naskah ini berisi tentang cerita yang disarikan dari catatan-catatan penulis selama menjalankan tugas di Kampung Mumugu Batas Batu, Kabupaten Asmat, Papua sebagai sukarelawan guru. Penugasan ini diberikan kepada penulis dalam rangka mengawal program literasi terapan di Sokola Asmat. Dalam naskah ini menceritakan tentang pengalaman belajar mengajar bersama anak-anak murid Sokola Asmat di Mumugu Batas Batu, interaksi dengan murid-murid dan warga, permasalahan-permasalahan yang dialami selama penulis tinggal di lokasi penugasan, dan keseharian yang dijalani di Mumugu Batas Batu. Dan jangan lupa cerita-cerita lucu, kocak dan konyol yang penulis alami selama berinteraksi dengan anak-anak dan warga Mumugu Batas Batu. Resensi ------------ Klik --->  pengantar bahasan Terima kasih.

Teman, Masa Lalu, dan Hal-Hal yang Belum Selesai

 Arisan Materi Vol. 2 Judul Buku : Tsukuru Tazaki Tanpa Warna dan Tahun Ziarahnya Penulis : Haruki Murakami Jumlah Halaman : 345 hlm Tanggal Terbit : Cetakan Pertama, Januari 2018 Penerbit : KPG (Kepustakaan Populer Gramedia) Penerjemah : Ribeka Ota  Perensensi : Syalma  Tsukuru Tazaki punya empat sahabat karib di SMA. Kebetulan, semua nama mereka menyiratkan warna. Dua laki-laki yang masing-masing dipanggil Akamatsu yang berarti ‘pinus merah’ dan Oumi yang berarti ‘laut biru’. Sementara nama para gadis berturut-turut Shirane, ‘akar putih’, dan Kurono, ‘ladang hitam’. Dan Tazaki satu-satunya nama belakang yang tidak memuat warna. Suatu hari teman-teman Tsukuru mengabarkan bahwa mereka tidak mau bertemu lagi dengannya ataupun berbicara dengannya, selama-lamanya. Sejak hari itu dia terapung-apung antara hidup dan mati, tidak mampu berteman dengan seorang pun. Tetapi, dia lalu bertemu Sara, yang menyadarkan bahwa kini sudah waktunya untuk mencari tahu apa yang sebenarnya ter...