Langsung ke konten utama

Selayang Pandang Jari Menari



Halo, selamat datang di Kolam Jari Menari.
Semoga yang mampir kesini lagi bahagia-bahagianya dan suka baca-baca.
Perkenalkan dulu ya, buat kalian yang belum tahu singkatan dari KJM adalah Komunitas Jari Menari.

“Komunitas apasih itu?.”

Begitu kiranya mungkin kalian bertanya-tanya di dalam hati.

Jadi, KJM adalah komunitas yang bergerak di bidang literasi yaa gaes.
Bukan komunitas menari seperti namanya itu hehe.

Nggak percaya?
Cek dulu deh ignya @komunitasjarimenari (jangan lupa di follow).

Nah, jika di instagram kjm kalian hanya menemukan kebahagiaan, maka di blog ini kalian akan menemukan nilai perjuangan, kesedihan, dan air mata. (Bukan maen kan?!).

Akan ada banyak tulisan tentang kegiatan KJM dan juga karya-karya para anggotanya.

Selain itu kalian juga bisa cuci mata lihat-lihat mbaknya atau masnya, eh nggak bercanda deh✌🏻

Yaudah, selamat membaca everyone!

@komunitasjarimenari

 

Komentar

  1. Saya kira blog ini bicara tentang agribisnis kolam ikan, ternyata bukan.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teman, Masa Lalu, dan Hal-Hal yang Belum Selesai

 Arisan Materi Vol. 2 Judul Buku : Tsukuru Tazaki Tanpa Warna dan Tahun Ziarahnya Penulis : Haruki Murakami Jumlah Halaman : 345 hlm Tanggal Terbit : Cetakan Pertama, Januari 2018 Penerbit : KPG (Kepustakaan Populer Gramedia) Penerjemah : Ribeka Ota  Perensensi : Syalma  Tsukuru Tazaki punya empat sahabat karib di SMA. Kebetulan, semua nama mereka menyiratkan warna. Dua laki-laki yang masing-masing dipanggil Akamatsu yang berarti ‘pinus merah’ dan Oumi yang berarti ‘laut biru’. Sementara nama para gadis berturut-turut Shirane, ‘akar putih’, dan Kurono, ‘ladang hitam’. Dan Tazaki satu-satunya nama belakang yang tidak memuat warna. Suatu hari teman-teman Tsukuru mengabarkan bahwa mereka tidak mau bertemu lagi dengannya ataupun berbicara dengannya, selama-lamanya. Sejak hari itu dia terapung-apung antara hidup dan mati, tidak mampu berteman dengan seorang pun. Tetapi, dia lalu bertemu Sara, yang menyadarkan bahwa kini sudah waktunya untuk mencari tahu apa yang sebenarnya ter...

Arena Sastra Indonesia Dari Polemik Hingga Sayembara Oleh: Dwi Rahariyoso

Gambar Kolase oleh  @ajirisme Sejak awal kemunculannya, Sastra Indonesia tidak lepas dari polemik dan politik. Sebagai konsekuensi yang demikian, maka politik dalam wilayah sastra di Indonesia adalah sesuatu yang lumrah sekaligus inheren. Tidak mengherankan apabila dalam perkembangannya, baik historis maupun estetis, dunia sastra menjadi semacam ruang tarik-ulur yang memberikan berbagai kemungkinan interpretasi sebagai akibat perubahan zaman. Mengutip pendapat Faruk (2018), bahwa politik sejatinya adalah aktivitas dan hasil aktivitas dominasi dan subordinasi yang berlangsung dalam hubungan yang saling mendukung antara dominasi dan hegemoni. Dalam konteks ini, politik yang mengarah pada penguasaan tubuh (legalformal) disebut sebagai dominasi. Sedangkan wujud penaklukan/penguasaan terhadap hati-pikiran secara nirsadar (informal) disebut sebagai hegemoni. Konsep terkait “penguasaan” yang dimaksudkan tersebut menjadi ciri khas politik, termasuk di dalam dunia sastra. Dalam sejarah perj...

Baca Ini Sebelum Menikah

 Arisan Materi Vol.2 Judul Buku : Mencari Hati Perempuan Penulis : A.M Safwan Jumlah Halaman : 135 hlm Tanggal Terbit : 2019 Penerbit : Rausyan Fikr Peresensi : Reza Fahlevi Resensi Problematika mengenai permasalahan kekerasan dan domestifikasi terhadap perempuan, hal tersebut menjadikan ketidakseimbangan pada manusia dalam peranan antara laki-laki (akal) dan perempuan (hati) sebagaimana yang telah melalui uraian panjang pada buku A.M Safwan yang pertama yaitu “Islam & Kosmologi Perempuan” yang diterbitkan pada Mei 2019. Dalam ulasan berbagai permasalahan mengenai isu dan keseimbangan Alam Manusia dan Tuhan. Selain itu, Perempuan banyak memiliki catatan kelam pada sejarah dan peradaban manusia, yang mana Perempuan mempunyai banyak catatan kelam mulai dari Perempuan sebagai objek eksploitasi seksualitas, Perbudakan perempuan dan transaksi jual beli, Tubuh perempuan sebagai objek iklan bagi kapitalis, sehingga perempuan dikaitkan memilikki perspektif yang berbeda dalam tubuhnya b...